Banner HONDA
BPBD

Dishub Kota Bengkulu Data Ulang Transportasi, Angkot Didorong Kembali Aktif

Dishub Kota Bengkulu Data Ulang Transportasi, Angkot Didorong Kembali Aktif

Dishub Kota Bengkulu Data Ulang Transportasi, Angkot Didorong Kembali Aktif-IST-

BENGKULUEKSPRESS.COM - Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai melakukan pendataan terhadap sistem transportasi yang ada di wilayahnya. Langkah ini menjadi bagian dari upaya penataan kembali moda transportasi, khususnya menghidupkan kembali peran angkutan kota (angkot) yang belakangan kian berkurang.

Salah satu langkah awal yang ditempuh yakni dengan menerapkan sistem satu arah (one way) di kawasan KZ Abidin 1. Kebijakan ini diharapkan mampu mendorong angkot kembali aktif melintasi jalur tersebut, sehingga mobilitas masyarakat dapat lebih terlayani.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dishub Kota Bengkulu, Rusman Effendi, mengatakan bahwa upaya tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah tingkat kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas yang masih perlu ditingkatkan.

Selain itu, optimalisasi fungsi terminal utama di kawasan Pasar Panorama juga menjadi pekerjaan rumah. Saat ini, sebagian area terminal masih digunakan untuk aktivitas berdagang, sehingga belum dapat difungsikan secara maksimal sebagai pusat angkutan.

BACA JUGA:Dorong Ekonomi Hijau, Mukomuko Gandeng Investor Global

BACA JUGA:105 Perwira Dimutasi, Ini Daftar Nama dan Jabatan Baru di Polda Bengkulu

Menurut Rusman, pengembalian fungsi terminal membutuhkan waktu dan proses yang tidak singkat. Terlebih, para pedagang yang telah lama beraktivitas di lokasi tersebut membutuhkan pendekatan persuasif agar dapat beradaptasi dengan perubahan.

“Untuk mengembalikan fungsi terminal itu butuh waktu dan proses panjang. Kita juga harus memberikan pemahaman kepada masyarakat yang selama ini memanfaatkan area terminal untuk berjualan, karena mereka sudah terbiasa beraktivitas di sana, begitu juga dengan para pengunjung,” ujarnya.

Ia menambahkan, penataan dilakukan secara bertahap dan situasional, termasuk pengaturan waktu aktivitas di kawasan tersebut yang sempat direncanakan hingga pukul 20.00 WIB.

Pemerintah Kota Bengkulu berharap, melalui langkah pendataan dan penataan ini, angkutan kota dapat kembali beroperasi secara optimal sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: