Perbaiki Data Penerima Bapang, Bupati Bengkulu Selatan Perintahkan Dinsos Koordinasi dengan DPRD
Dinas Ketahanan Pangan Bengkulu Selatan, Ir Haroni, bersama pihak Bulog dan pihak terkait lainnya foto bersama sebelum penyaluran bantuan pangan di Gudang Bulog Manna.-IST-
BENGKULUEKSPRESS.COM– Bupati Bengkulu Selatan, H. Rifai Tajuddin, menepis kabar miring mengenai adanya kekisruhan dalam penyaluran Bantuan Pangan (Bapang) di wilayahnya. Meski mengakui adanya kritik terkait ketepatan sasaran penerima, Rifai menegaskan situasi di lapangan tetap aman dan terkendali.
Menurut Rifai, dinamika yang muncul di tengah masyarakat merupakan bentuk masukan yang wajar dalam program bantuan berskala besar. Hal ini dipandang sebagai bahan evaluasi penting bagi pemerintah daerah.
“Tidak ada kisruh. Yang ada itu kritik dari masyarakat, dan itu menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah. Kami tidak menutup mata, memang ada yang merasa belum tepat sasaran, dan itu akan kami tindak lanjuti,” ujar Rifai kepada BE, Senin (6/4/2026).
Sebagai langkah konkret perbaikan pendataan, Bupati Rifai telah menginstruksikan Dinas Sosial (Dinsos) untuk menjalin komunikasi intensif dengan pihak legislatif.
BACA JUGA:Pastikan Layanan Medis Korban Banjir, Dinkes Provinsi dan Kota Bengkulu Kolaborasi di Lapangan
BACA JUGA: Estafet Antre SPBU Pakai Barcode Berbeda, Pengunjal Bio Solar di Bengkulu Tengah Diciduk
Pada Senin siang, Kepala Dinsos Bengkulu Selatan telah bertemu langsung dengan Wakil Ketua II DPRD Bengkulu Selatan, Dodi Martian, guna membahas pemutakhiran data penerima bantuan.
"Tadi saya yang memerintahkan Kepala Dinas Sosial bertemu dengan Waka II DPRD Bengkulu Selatan. Setelah pertemuan itu, saya perintahkan untuk ada pembahasan lanjutan bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Sekda Bengkulu Selatan," terangnya.
Rifai menyayangkan jika ada narasi yang menyebutkan Bengkulu Selatan sedang dalam kondisi gaduh akibat pembagian bantuan. Ia mengingatkan bahwa informasi yang bias dapat merugikan citra daerah di mata publik luas.
“Saya sedih kalau sampai disebut kisruh. Bengkulu Selatan ini aman. Tidak ada warga yang rebutan bantuan, semua tertib. Namun, jika ada oknum yang menginginkan kegaduhan, tentunya itu sangat disayangkan,” ungkapnya.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan berkomitmen untuk terus membenahi data penerima bantuan sosial agar lebih akurat dan transparan. Laporan serta usulan masyarakat akan diverifikasi kembali guna memastikan bantuan jatuh ke tangan yang benar-benar berhak.
“Kami pastikan data akan semakin akurat. Target kita adalah bantuan ini benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan tanpa ada gejolak,” pungkas Rifai.(**)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

