Waspadai Penipuan Digital Saat THR Cair
--
BENGKULUEKSPRESS.COM - Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh pekerja menjelang Hari Raya Idul Fitri. Namun, kebahagiaan menerima THR juga sering dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan digital.
Kasus penipuan online yang memanfaatkan momentum THR meningkat setiap tahunnya, sehingga pekerja diimbau tetap waspada saat menerima dan mengelola dana THR.
Ahli keamanan siber menekankan bahwa modus penipuan digital saat THR bisa beragam. Mulai dari phishing melalui SMS atau email palsu, hingga aplikasi mobile banking palsu yang mengiming-imingi percepatan pencairan THR.
Penipu biasanya meminta data pribadi, kode OTP, atau akses ke rekening bank, yang jika diberikan dapat merugikan korban.
“Momentum THR menjadi sasaran empuk bagi pelaku penipuan karena orang cenderung lebih cepat tergiur dengan informasi tentang pencairan dana atau hadiah tambahan,” kata pakar keamanan siber.
BACA JUGA:Polda Bengkulu Sambut Kunjungan Tim Puslitbang Polri
BACA JUGA:Dukung Swasembada Pangan Nasional, Kapolda Bengkulu Gelar Tanam Raya Jagung
1. Verifikasi Sumber Informasi
Pastikan informasi pencairan THR berasal dari pihak resmi, seperti HRD perusahaan, bank resmi, atau portal pemerintah terkait.
Jangan mudah percaya SMS, email, atau link dari sumber yang tidak jelas
2. Jangan Memberikan Data Pribadi atau Kode OTP.
Pihak resmi tidak akan meminta kode OTP, PIN, atau password melalui telepon, SMS, atau email. Jangan pernah membagikan data tersebut kepada pihak manapun.
3. Gunakan Aplikasi dan Website Resmi
Saat mengecek atau mencairkan THR, pastikan menggunakan aplikasi resmi bank atau website yang valid. Hindari mengunduh aplikasi dari link sembarangan atau pihak ketiga.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




