BPBD Bengkulu Usulkan Penambahan Titik Early Warning System Gempa dan Tsunami
BPBD Bengkulu Usulkan Penambahan Titik Early Warning System Gempa dan Tsunami-foto: istimewa -
BENGKULUEKSPRESS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu terus memperkuat sistem peringatan dini bencana, khususnya untuk menghadapi potensi gempa bumi dan tsunami.
Saat ini, perangkat Early Warning System (EWS) telah terpasang di dua titik wilayah Kota Bengkulu.
Kepala BPBD Kota Bengkulu, I Made Ardana, mengatakan dua alat peringatan dini tersebut berada di kawasan pesisir yang dinilai rawan terhadap dampak bencana gempa dan tsunami.
Lokasi pemasangan EWS saat ini berada di Kantor Lurah Berkas dan Kantor Lurah Beringin Raya.
Menurutnya, keberadaan sistem peringatan dini tersebut sangat penting sebagai langkah mitigasi untuk memberikan peringatan cepat kepada masyarakat jika terjadi gempa yang berpotensi tsunami.
“Untuk Early Warning System gempa dan tsunami saat ini sudah ada dua titik di Kota Bengkulu, yaitu di Kantor Lurah Berkas dan Kantor Lurah Beringin Raya,” ujar I Made Ardana.
BACA JUGA:Motor Vs Truk, Pelajar Asal Rejang Lebong Tewas
BACA JUGA:Truk LPG Tabrak Pick Up di Rejang Lebong, Lima Orang Luka-Luka
Meski demikian, BPBD Kota Bengkulu menilai jumlah tersebut masih perlu ditambah agar jangkauan peringatan dini bisa lebih luas, terutama bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang wilayah pesisir.
Oleh karena itu, BPBD telah mengusulkan penambahan alat EWS kepada pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Usulan tersebut telah disampaikan melalui proposal resmi pada tahun ini dengan harapan mendapatkan dukungan tambahan perangkat dari pemerintah pusat.
“Kedepan kami berharap ada bantuan lagi dari BNPB pusat. Proposal dan usulan penambahan titik lokasi penempatan Early Warning System juga sudah kami sampaikan tahun ini,” tambahnya.
Dalam usulan tersebut, BPBD Kota Bengkulu merencanakan penempatan alat EWS tambahan tetap berada di kawasan pesisir yang memiliki potensi risiko tinggi terhadap bencana tsunami. Beberapa wilayah yang diusulkan antara lain kawasan Lempuing, Malabero, Kebun Keling, hingga Pasar Bengkulu.
Dengan penambahan titik EWS tersebut, diharapkan sistem peringatan dini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat sehingga proses evakuasi dapat dilakukan lebih cepat apabila terjadi bencana.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




