Waspada Geng Motor, Warga Bengkulu Diminta Hubungi Layanan 110 Jika Bahaya
Layanan 110--
BENGKULUEKSPRESS.COM – Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bengkulu memperketat pengamanan wilayah menyusul maraknya aksi geng motor yang meresahkan masyarakat.
Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat dan Dandim 0407/Kota Bengkulu Letkol Inf Condro Edi Wibowo menegaskan komitmennya untuk menjaga kondusivitas kota melalui berbagai langkah strategis.
Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat meminta masyarakat untuk tidak bertindak sendiri saat bertemu gerombolan geng motor, terutama yang membawa senjata tajam demi menghindari risiko fatal. Ia mengimbau warga segera menghubungi layanan 110 yang tersedia selama 24 jam untuk respon cepat dari kepolisian.
"Jangan dilawan sendiri, Pak. Kita harus menghindari risiko. Jika bertemu geng motor segera laporkan posisi agar personel kami bisa langsung bergerak ke lokasi," tegas Kombes Pol Rahmad Hidayat.
Sebagai langkah jangka panjang, Polresta akan mengintensifkan razia di berbagai titik, termasuk menyasar lokasi penjualan minuman keras (miras) yang kerap menjadi pemicu aksi anarkis.
BACA JUGA:Polresta Bengkulu Perketat Pengawasan Geng Motor, 40 Orang Sudah Diamankan
BACA JUGA:Satpol PP Tertibkan PKL dan Warung Tuak, Aktivitas Malam Dibatasi Hingga Pukul 00.00 WIB
Senada dengan Kapolresta, Dandim 0407/Kota Bengkulu Letkol Inf Condro Edi Wibowo memaparkan poin strategis hasil rapat koordinasi bersama Pemerintah Kota Bengkulu.
Langkah pencegahan akan dimaksimalkan mulai dari tingkat RT/RW hingga aparat keamanan di tingkat kelurahan dengan mengoptimalkan penggunaan CCTV di titik rawan serta peningkatan penerangan jalan di area gelap.
Letkol Inf Condro juga menyoroti pentingnya pola patroli gabungan yang dilakukan secara acak (random) agar jadwal petugas tidak mudah terbaca oleh pelaku gangguan keamanan.
"Jika kita laksanakan secara rutin, jadwal kita akan terbaca oleh mereka. Namun, jika kita lakukan secara acak dan sewaktu-waktu didukung pemantauan CCTV, kita bisa lebih cepat mencegah terjadinya kerumunan yang berpotensi menimbulkan masalah," jelas Dandim.(*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


