22 Perusahaan Pilih Salurkan Zakaat Lewat Baznas, Total Tembus Rp 15 Miliar
Ramah Tamah Pimpinan Baznas di Bengkulu -foto: istimewa -
BENGKULUEKSPRESS.COM - Komitmen dunia usaha di Provinsi Bengkulu dalam mendukung pengelolaan zakat kian menguat.
Sebanyak 22 perusahaan resmi menandatangani nota kesepahaman untuk menyalurkan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bengkulu.
Kesepakatan tersebut diteken dalam rangkaian kegiatan ramah tamah bersama Ketua Baznas RI yang dihadiri pimpinan badan usaha, perguruan tinggi, perbankan, BUMN, instansi, serta lembaga vertikal di Balai Raya Semarak Bengkulu, Jumat (13/02/2026) lalu.
Ketua Baznas Provinsi Bengkulu, Romli Ronan, menyebut kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat penghimpunan zakat secara terorganisir dan berkelanjutan.
Ia mengungkapkan, tren pengumpulan zakat di Bengkulu terus menunjukkan peningkatan signifikan.
“Pada tahun 2025, total penghimpunan zakat mencapai Rp15 miliar dan yang telah tersalurkan sebesar Rp13,5 miliar. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat dan dunia usaha terhadap Baznas semakin tinggi,” ujar Romli.
BACA JUGA:Program TJSL PLN Indonesia Power PLTA Musi Dukung Penguatan Taman Konservasi Puspa Langka
Menurutnya, dana zakat tersebut telah dimanfaatkan untuk berbagai program pemberdayaan.
Di antaranya pemberian beasiswa kepada 450 mahasiswa, bantuan modal usaha kecil tanpa agunan senilai Rp1 miliar, hingga bantuan sebesar Rp1 miliar untuk masyarakat di Pulau Enggano.
“Penandatanganan nota kesepahaman oleh 22 perusahaan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara Baznas dan dunia usaha semakin solid,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menegaskan bahwa optimalisasi zakat sangat membantu pemerintah daerah dalam memperkuat program kesejahteraan, terutama di tengah keterbatasan fiskal.
“Penghimpunan zakat dari ASN yang sebelumnya sekitar Rp300 juta per bulan kini meningkat hampir menyentuh Rp1 miliar per bulan. Ini capaian luar biasa yang harus terus kita tingkatkan,” ungkap Herwan.
Di kesempatan yang sama, Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menekankan pentingnya tata kelola zakat yang profesional dan transparan agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


