HONDA BANNER

Ternyata Sprei Kotor Bisa Jadi Sarang Penyakit, Ini Tips Membersihkannya

Ternyata Sprei Kotor Bisa Jadi Sarang Penyakit, Ini Tips Membersihkannya

Risiko sprei kotor tidak diganti terhadap kesehatan -freepik.com -

BENGKULUEKSPRESS.COM - Di video YouTube berjudul “JANGAN MALAS GANTI Sprei! Ini Akibatnya” yang diunggah oleh kanal dr. Rizal Fadli, dijelaskan bahwa Sprei yang tidak diganti secara rutin bisa menjadi sumber penyakit karena menumpuknya keringat, minyak, dan sel kulit mati.

Video tersebut juga menjelaskan bahwa sprei yang kotor bisa menjadi tempat berkembang biak bakteri, jamur, dan tungau debu yang bisa merugikan kesehatan kulit dan pernapasan.

Mengapa Sprei Perlu Diganti? Setiap malam, tubuh manusia mengeluarkan sekitar 100 ml keringat dan melepaskan banyak sel kulit mati. Semua bahan ini menempel di sprei dan menciptakan kondisi lembap yang nyaman bagi mikroorganisme.

Menurut penjelasan dalam video, semakin lama sprei tidak diganti, semakin banyak bakteri yang tumbuh bahkan bisa lebih banyak dari bakteri di dudukan toilet.

BACA JUGA:Yuk, Kenali Khasiat Kulit Manggis Untuk Kesehatan Tubuh

BACA JUGA:Yuk, Intip 6 Khasiat Seledri untuk Kulit yang Jarang Diketahui

Sprei Kotor Berisiko Terhadap Kesehatan 
1. Kondisi lembap dan kotor membuat sprei menjadi tempat berkembang biak bakteri dan jamur, seperti Staphylococcus yang bisa menyebabkan infeksi kulit.
2. Tungau debu yang hidup di sisa-sisa kulit manusia bisa memperburuk masalah asma dan alergi.
3. Sprei kotor juga bisa menyebabkan jerawat di punggung, bruntusan, serta iritasi kulit, terutama bagi orang yang kulitnya sensitif.
4. Selain itu, tidur di sprei yang bau atau lembap membuat tubuh tidak tenang, sehingga kualitas tidur menurun.

Dalam video tersebut, dr. Rizal Fadli merekomendasikan untuk mengganti sprei setidaknya satu minggu sekali. Namun, bagi orang yang memiliki kulit sensitif, mudah berkeringat, atau tidur bersama hewan peliharaan, lebih baik menggantinya lebih sering, yaitu setiap 3–4 hari.

Tips Menjaga Kebersihan Sprei
- Ganti sprei secara rutin dan tetapkan jadwal penggantian.
- Cuci sprei dengan air panas (jika bahan memungkinkan) untuk membunuh bakteri dan tungau.
- Jemur sprei di bawah sinar matahari langsung hingga benar-benar kering.
- Jangan lupa juga membersihkan bantal, selimut, dan kasur secara berkala.

BACA JUGA:Jangan Lewatkan, Berikut 6 Keuntungan Air Tebu untuk Kesehatan

BACA JUGA:6 Cara Menyusutkan Pinggang yang Ampuh dan Sehat

Kesimpulan Dari video “JANGAN MALAS GANTI Sprei! Ini Akibatnya” karya dr. Rizal Fadli di YouTube, dapat disimpulkan bahwa mengganti sprei bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga berhubungan dengan kesehatan. Sprei yang kotor bisa menyebabkan berkembangnya bakteri, jamur, dan tungau yang memicu alergi serta masalah kulit. Dengan mengganti sprei secara teratur, kita bisa menjaga tubuh tetap sehat dan tidur lebih nyenyak.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: