Banner HONDA
BPBD

Jelang Idul Fitri, Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman

Jelang Idul Fitri, Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman

Dody Syahrial-IST-

BENGKULUEKSPRESS.COM - Perum BULOG memastikan ketersediaan bahan pangan pokok, terutama beras dan minyak goreng, dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Bahkan, stok yang tersedia dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun.

Karena itu, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying, baik menjelang hari besar keagamaan maupun akibat dinamika situasi geopolitik global.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Bengkulu, Dody Syahrial, menyampaikan bahwa hingga saat ini stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai BULOG secara nasional mencapai sekitar 3,74 juta ton. Sementara untuk wilayah Bengkulu, stok CBP yang tersimpan di gudang Bulog mencapai lebih dari 11.278 ton.

“Stok beras yang dikuasai BULOG saat ini berada pada level yang sangat kuat, yakni sekitar 3,74 juta ton secara nasional dan sebanyak 11.278 Ton untuk Kanwil Bengkulu sendiri. Dengan adanya panen di berbagai daerah serta upaya penyerapan yang terus kami lakukan, kami memproyeksikan stok tersebut akan meningkat dan pada akhir Maret dapat mencapai kisaran 4,5 hingga 5 juta ton secara nasional,” ujarnya.

Menurut Dody, peningkatan stok tersebut didorong oleh kegiatan penyerapan gabah dan beras dalam negeri yang saat ini tengah berlangsung di berbagai daerah, termasuk di wilayah Bengkulu.

BACA JUGA:Sosok Mojtaba Khamenei, Pengganti Ayatollah Ali Khamenei yang Kehilangan Keluarga dalam Serangan Udara

BACA JUGA:Berantas Nepotisme, BKPSDM Mukomuko Kunci Jabatan ASN Lewat Manajemen Talenta

Selain memastikan ketersediaan beras, BULOG juga menjamin pasokan minyak goreng tetap terjaga. Hal ini didukung kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dari Kementerian Perdagangan yang mengalokasikan sekitar 46 juta liter minyak goreng Minyakita setiap bulan untuk BULOG.

Dengan dukungan kebijakan tersebut, BULOG menilai ketersediaan beras dan minyak goreng bagi masyarakat tetap aman.

“Dengan stok beras yang kuat serta dukungan pasokan minyak goreng melalui kebijakan DMO, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan. Kami memastikan pasokan tetap tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tambah Dody Syahrial.

Selain dua komoditas utama tersebut, ketersediaan bahan pokok lainnya juga terpantau mencukupi. Berdasarkan pemantauan di lapangan, harga berbagai komoditas sembako relatif stabil dan terkendali di pasaran.

Sehubungan dengan itu, masyarakat diimbau untuk berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

“Tidak perlu ada kepanikan di masyarakat. Stok pangan nasional dalam kondisi aman dan pemerintah terus memastikan ketersediaannya. Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan berbelanja secara wajar,” tutup Dody.

Bulog bersama pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, termasuk melalui penguatan distribusi, penyerapan produksi dalam negeri, serta pelaksanaan berbagai program stabilisasi pangan.(**)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: